Model Pemberdayaan Masyarakat Pesisir (Studi Kasus di Negeri Laha Teluk Ambon Baguala Kota Ambon)

Authors

  • Ali Roho Talaohu Universitas Darussalam Ambon, Indonesia
  • Rachmat Faisal Universitas Darussalam Ambon, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59188/jurnalsosains.v5i11.32598

Keywords:

Pemberdayaan, Masyarakat pesisir, Nelayan Pesisir

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model pemberdayaan masyarakat pesisir di Negeri Laha, Kecamatan Teluk Ambon Baguala, Kota Ambon, dengan fokus pada identifikasi faktor-faktor sosial ekonomi, budaya, ekologis, dan pengembangan sumber daya manusia yang mempengaruhi efektivitas program pemberdayaan. Target luaran dari penelitian ini adalah rumusan model pemberdayaan masyarakat pesisir yang komprehensif dan berbasis kebutuhan lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan metode deskriptif kualitatif, di mana data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan informan kunci, dan diskusi kelompok terfokus dengan stakeholder terkait. Lokasi penelitian bertempat di Negeri Laha, Kota Ambon, yang dipilih karena karakteristik masyarakat pesisirnya yang representatif dan kompleksitas permasalahan pemberdayaan yang dihadapi. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengembangan model pemberdayaan integratif yang menggabungkan empat dimensi utama—sosial ekonomi, budaya, ekologis, dan pengembangan SDM—dalam satu kerangka kerja yang holistik, berbeda dengan penelitian sebelumnya yang cenderung parsial dan fokus pada aspek tunggal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek sosial ekonomi memerlukan pengembangan model kurikulum pemberdayaan berbasis ekonomi produktif yang disesuaikan dengan kondisi nelayan tradisional yang memiliki keterbatasan pendidikan formal namun kaya pengalaman empiris. Aspek budaya menunjukkan perlunya revitalisasi transformasi sosial melalui pembentukan kelompok-kelompok sosial baru yang dapat memperkuat kohesi komunitas pesisir dan melestarikan kearifan lokal. Aspek ekologis mengidentifikasi ketidaksesuaian pemanfaatan lahan pesisir dengan fungsi peruntukannya, yang menyebabkan degradasi lingkungan dan menghambat keberlanjutan sumber daya kelautan. Aspek pengembangan sumber daya manusia mengindikasikan kebutuhan mendesak untuk menyusun kurikulum pemberdayaan yang responsif terhadap kebutuhan, kepentingan, potensi, dan peluang spesifik kelompok nelayan, dengan penekanan pada peningkatan pengetahuan, keterampilan teknis, dan kesadaran kritis terhadap pengelolaan sumber daya berkelanjutan. 

References

Adzkiyak, A. (2024). Anak nelayan putus sekolah: Pendahuluan pendidikan merupakan salah satu faktor kunci dalam pembangunan suatu negara. Education Journal: Journal Education Research and Development, 8(2), 483–497. https://doi.org/10.31537/ej.v8i2.1965

Arfah, Sulistyanto, Rianto, B., Wahyudi, A., Raharja, W. T., Tranggono, D., & Wuryandari, Y. (2022). Pengembangan kapasitas sumber daya manusia BUMDes Kalanganyar Makmur Sidoarjo. Jurnal Pengabdian Masyarakat Pesisir, 3, 71–76. https://doi.org/10.30649/jpmp.v1i2.87

Azis, A. Y. (2021). Perkembangan teknologi alat tangkap ikan nelayan di Desa Kedungrejo Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi tahun 2001–2013. AVATARA: e-Journal Pendidikan Sejarah, 11(1), 1–12.

Baharudin, B. (2014). Pendidikan dan pengentasan kemiskinan masyarakat nelayan pesisir. Society: Jurnal Jurusan Pendidikan IPS Ekonomi, 5(1), 57–67.

Felly, P., Warouw, F., Mambo, C. D., Grace, Lady, Giroth, J., Euckleysia, B., & Komedien, J. (2021). Metabolisme pariwisata berkelanjutan kawasan pesisir Pantai Teluk Manado. CV Literasi Nusantara Abadi. http://repository.unima.ac.id:8080/bitstream/123456789/640/1/Metabolisme%20PAriwisata%20By%20Ferol%20dan%20Tim%20With%20Cover-compressed.pdf

Hamdani, H., & Wulandari, K. (2016). Faktor penyebab kemiskinan nelayan tradisional (The factor of poverty causes traditional fisherman). E-Sospol, 3(1), 62–67.

Handini, S., Sukesi, S., & Astuti, H. K. (2019). Pemberdayaan masyarakat desa. In Scopindo Media Pustaka (Vol. 11, Issue 1). http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf

Henaulu, A. K., & Ely, A. J. (2019). Eksplorasi penentuan lokasi tangkap perikanan nelayan bubu tradisional Desa Assilulu menggunakan teknologi pendeteksi fish finder. Airaha, 8(2), 160–171. https://doi.org/10.15578/ja.v8i02.137

Henaulu, A. K., Tuasikal, T., Rahman, A., Marasabessy, R. S., Wahyudi, I., Sofyan, Y., ... Ady, K. (2022). Pemanfaatan penggunaan fish finder bagi nelayan bubu tradisional Desa Assilulu. Soliditas: Jurnal Aplikasi dan Inovasi Ipteks, 5(1), 68–76. https://doi.org/10.31328/js.v5i1.3278

Hidayat, M. (2017). Problematika internal nelayan tradisional Kota Padang: Studi faktor-faktor sosial budaya penyebab kemiskinan. Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, 4(1), 31–40. https://doi.org/10.24036/scs.v4i1.15

Hikmah, N. (2023). Perilaku hidup sehat pemulung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Gampong Jawa Kota Banda Aceh [Skripsi, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry]. https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/36950/

Ibrahim, J. T. (2019). Sosiologi pedesaan. Universitas Muhammadiyah Malang. https://books.google.co.id/books?id=Y8NrEAAAQBAJ

Indrawasih, R., & Pradipta, L. (2021). Pergerakan sosial perempuan pesisir dalam memperjuangkan hak asasi manusia dan kesetaraan gender. Satwika: Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial, 5(1), 105–117. https://doi.org/10.22219/satwika.v5i1.15537

Kamali, S. R., Hermanto, D., Romdhini, M. U., Hamdiani, S., Ismillayli, N., Kurniawati, L., & Mariana, B. (2023). Edukasi kimia dan matematika untuk masyarakat pesisir sebagai langkah awal dalam mengatasi pencemaran lingkungan. Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat, 6(4), 247–251.

Kristiyanti, M. (2016). Pemberdayaan masyarakat pesisir pantai melalui pendekatan ICZM (Integrated Coastal Zone Management). Seminar Nasional Multi Disiplin Ilmu & Call for Paper UNISBANK (SENDI_U), 752.

Kusnadi, K. (2002). Konflik sosial nelayan, kemiskinan dan perebutan sumber daya perikanan. PT LKS Pelangi Aksara. https://books.google.co.id/books?id=ktJjDwAAQBAJ

Maak, C. S., Muga, M. P. L., & Kiak, N. T. (2022). Strategi pengembangan ekowisata terhadap ekonomi lokal pada Desa Wisata Fatumnasi. OECONOMICUS Journal of Economics, 6(2), 102–115. https://doi.org/10.15642/oje.2022.6.2.102-115

Mantu, R. (2015). Memaknai “Torang Samua Basudara” (manajemen dakwah berbasis kearifan lokal di Kota Manado). Potret Pemikiran, 19(2), 42–65. https://journal.iain-manado.ac.id/index.php/PP/article/view/731

Masyhuri, I. (2003). Kemiskinan dalam masyarakat nelayan. Jurnal Masyarakat dan Budaya, 5(1), 63–82. https://jmb.lipi.go.id/jmb/article/view/259/237

Mustamiin, M. Z. (2023). Dedikasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat. Dedikasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 3(2), 41–46. https://doi.org/10.70004/dedikasi.v3i02.56

Nikawanti, G. (2021). Ecoliteracy: Membangun ketahanan pangan dari kekayaan maritim Indonesia. Jurnal Kemaritiman: Indonesian Journal of Maritime, 2(2), 149–166. https://doi.org/10.17509/ijom.v2i2.37603

Noviani, D., Hilmin, Elhefni, & Mustafiyanti. (2023). Model kebijakan pemerintah desa dalam penguatan pendidikan nonformal keagamaan untuk pemberdayaan masyarakat. IHSANIKA: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(3), 21–35.

Nurrochsyam, M. W., Suprastowo, P., Trilestari, I., & Mursalim, M. (2017). Pelayanan pendidikan bagi komunitas adat. Pusat Penelitian Kebijakan Pendidikan dan Kebudayaan, Kemendikbud. https://litbang.kemdikbud.go.id

Pasaribu, A. T. M. (2018). Peranan perempuan pesisir dalam meningkatkan daya tahan ekonomi keluarga nelayan [Tesis, Universitas Sumatera Utara]. http://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/5771

Puspitasari, D. (2024). Pemberdayaan masyarakat pesisir terkait perekonomian di Desa Mororejo Kabupaten Kendal dengan perspektif modal sosial. Jurnal, 2(2), 2774–2776.

Putri, K. A. (2021). Perbedaan tingkat kesejahteraan nelayan punggawa dan sawi di Sulawesi Selatan serta penyebabnya. Academia.edu, 1–15. https://d1wqtxts1xzle7.cloudfront.net/67501405/

Rahmawati, S. (2024). Implementasi pendekatan multikultural dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam SMK PGRI Semaka PGRI Semaka. Unisan Jurnal: Jurnal Manajemen dan Pendidikan, 3(2), 727–740. http://journal.an-nur.ac.id/index.php/unisanjournal/article/view/2511

Ridwan, M., & In’am, A. (2021). Social capital deviation in capital assistance system: Socio-economic studies of coastal communities. Economies, 9(4). https://doi.org/10.3390/economies9040204

Sabarisman, M. (2017). Identifikasi dan pemberdayaan masyarakat miskin pesisir. Sosio Informa, 3(3), 216–235. https://doi.org/10.33007/inf.v3i3.707

Setiawan, N. H. (2021). Analisis peran organisasi masyarakat Melayu Kecamatan Mandau dalam mengupayakan pelaksanaan program penempatan tenaga kerja lokal pada perusahaan swasta sesuai Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2004 tentang penempatan tenaga kerja lokal di Kabupaten Bengkalis [Skripsi, Universitas Islam Riau]. https://repository.uir.ac.id/10602/

Sulestiani, A. (2012). Karakteristik sosial ekonomi masyarakat nelayan. Agridevina: Berkala Ilmiah Agribisnis, 11(1), 149–159. http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/bitstream/handle/dx/1324/Jurnal%20lepas%20Bu%20Aniek.pdf?sequence=1&isAllowed=y

Suprijanto, A. (2011). Dampak globalisasi ekonomi terhadap perekonomian Indonesia. Jurnal Ilmiah Civis, 1(2), 100–119. (Catatan: Tautan asli berupa file lokal pengguna, tidak dapat dicantumkan sebagai URL publik.)

Taib, Z., & Umar, A. (2019). Analisis sosial ekonomi nelayan tradisional di daerah 3T Kabupaten Pulau Morotai. Agriprimatech, 3(1), 38–46. https://jurnal.unprimdn.ac.id/index.php/Agriprimatech/article/view/779

Warren, C. (2016). Leadership, social capital and coastal community resource governance: The case of the destructive seaweed harvest in West Bali. Human Ecology, 44(3), 329–339. https://doi.org/10.1007/s10745-016-9832-y

Wulandari, N., Indrianti, D. T., & Hilmi, M. I. (2022). Analisis gender peran perempuan pesisir pada ketahanan keluarga di Desa Puger Kulon Kabupaten Jember. Jendela PLS, 7(1), 52–60. https://doi.org/10.37058/jpls.v7i1.4758

Downloads

Published

2025-12-02

How to Cite

Talaohu, A. R., & Faisal, R. . (2025). Model Pemberdayaan Masyarakat Pesisir (Studi Kasus di Negeri Laha Teluk Ambon Baguala Kota Ambon). Jurnal Sosial Dan Sains, 5(11), 7824–7837. https://doi.org/10.59188/jurnalsosains.v5i11.32598