Kejadian Hipotensi Penggunaan Nesiritide Pada Pasien Acute Decompensated Heart Failure

Authors

  • Luluk Ummaimah A Universitas Indonesia
  • Sally A Nasution Universitas Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59188/jurnalsosains.v5i12.32670

Keywords:

ADHF, Nesiritide, Hipotensi

Abstract

Latar Belakang: Acute decompensated heart failure (ADHF) atau gagal jantung akut merupakan suatu kondisi serangan cepat yang menandakan adanya gagal jantug yang perlu penanganan medis segera. Terdapat beberapa obat yang dapat digunakan untuk penanganan awal kejadian ADHF seperti dobutamin, nitrogliserin dan furosemid. Saat ini terdapat obat baru yang dapat digunakan yaitu nesiritide. Obat ini bersifat vasodilator sehingga perlu diperhatikan efek samping yang dapat terjadi seperti hipotensi.

Metode: Penelusuran secara sistematis dilakukan dengan menggunakan database Pubmed, EBSCO, Cochrane dan Proquest. Didapatkan 2 artikel ilmiah RCT melalui seleksi dan artikel dianalisis secara telaah kritis.

Hasil: Kedua artikel menunjukkan bahwa penggunaan nesiritide pada pasien ADHF dapat terjadi hipotensi. Witteles et al kejadian hipotensi (p<0.05) pada nesiritide dibandingkan plasebo. Sedangkan Miller et al, menunjukkan penurunan tekanan sistolik pada nesiritide dibandingkan plasebo (mean 137.2 vs 142.63 mmHg, p=0.03). Penurunan tekanan darah diastolik pada kedua kelompok (mean 83.8 vs 87.96 mmHg, p=0.03)

Kesimpulan: Terjadi penurunan tekanan darah pada kelompok yang mendapat nesiritide dibandingkan dengan plasebo pada jam ke-3,4,8 dan 12. Namun rata-rata penurunan tekanan darahnya masih dalam batas normal.

References

-

Downloads

Published

2026-01-02

How to Cite

Ummaimah A, L., & A Nasution, S. . (2026). Kejadian Hipotensi Penggunaan Nesiritide Pada Pasien Acute Decompensated Heart Failure. Jurnal Sosial Dan Sains, 5(12), 1098–1105. https://doi.org/10.59188/jurnalsosains.v5i12.32670