Hubungan Dukungan Keluarga dalam Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual pada Remaja di SMAN 8 Kabupaten Tangerang
DOI:
https://doi.org/10.59188/jurnalsosains.v6i9.32784Keywords:
Dukungan Keluarga, Pencegahan Kekerasan Seksual, Remaja, Kekerasan SeksualAbstract
Kekerasan seksual pada remaja masih menjadi masalah kesehatan dan sosial yang serius, termasuk di Kabupaten Tangerang. Remaja memiliki kerentanan tinggi terhadap pengaruh lingkungan, kurangnya pengetahuan mengenai batasan diri, serta minimnya edukasi kesehatan reproduksi. Dukungan keluarga berperan penting sebagai faktor protektif melalui dukungan emosional, informasional, instrumental, dan penghargaan dalam membentuk perilaku pencegahan kekerasan seksual pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan keluarga dengan upaya pencegahan kekerasan seksual pada remaja di SMAN 8 Kabupaten Tangerang. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI SMAN 8 Kabupaten Tangerang sebanyak 365 siswa, dengan sampel sebanyak 103 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dukungan keluarga dan kuesioner upaya pencegahan kekerasan seksual dengan skala Likert. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki dukungan keluarga kategori baik dan upaya pencegahan kekerasan seksual kategori baik. Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara dukungan keluarga dengan upaya pencegahan kekerasan seksual pada remaja di SMAN 8 Kabupaten Tangerang (p < 0,05). Disimpulkan bahwa semakin baik dukungan keluarga yang diterima remaja, maka semakin baik pula upaya pencegahan kekerasan seksual yang dilakukan. Penelitian ini diharapkan menjadi dasar bagi keluarga, sekolah, dan tenaga kesehatan dalam meningkatkan edukasi serta perlindungan remaja terhadap kekerasan seksual.
References
Amalia, F., & Darojat, A. A. (2022). Peran dukungan sosial keluarga dalam proses penerimaan diri pada remaja korban kekerasan seksual. Al Huwiyah: Journal of Woman and Children Studies, 2(2).
Asma, S., & Fazila, N. (2024). Hubungan dukungan keluarga dengan perilaku seksual remaja di SMK Kesehatan IT Al Hidayah Gununghalu tahun 2022. 2(1).
Chironda, G., Jarvis, M. A., & Brysiewicz, P. (2022). Family-Focused Nursing Research in WHO Afro-Region Member States: A Scoping Review. https://doi.org/10.1177/10748407221132018
Denardi, V., & Baldissera, A. (2023a). Adolescent health promotion: Nola Pender's model through participatory virtual workshops. 1-19.
Denardi, V., & Baldissera, A. (2023b). Promoção da saúde do adolescente: modelo de Nola Pender por meio de oficinas virtuais participativas. 1-19.
Fadli, R., Hidayati, S., Cholifah, M., Siroj, R. A., & Afgani, M. W. (2023). Validitas dan Reliabilitas pada Penelitian Motivasi Belajar Pendidikan Agama Islam Menggunakan Product Moment. 6, 1734-1739.
Fauziah, A. (2025). Article News, 01(01), 1.
Finnie, R. K. C., Okasako-Schmucker, D. L., Buchanan, L., Carty, D., Wethington, H., Mercer, S. L., DeGue, S., Niolon, P. H., Bishop, J., Titus, T., Noursi, S., & Dickerson, S. A. (2023). Intimate Partner and Sexual Violence Prevention Among Youth: A Community Guide Systematic Review. 62(1), 1-18. https://doi.org/10.1016/j.amepre.2021.06.021
Gea, I. Z., Mardhiyah, L., & Jasri, R. H. (2025). Faktor Sosial-Budaya, Dampak, dan Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Indonesia. 5(4), 2386-2390.
Heryana, A. (2024). Teknik Pengumpulan dan Analisis Data Penelitian.
Nisa, K., et al. (2023). Sumber dan Teknik Pengumpulan Data Penelitian.
Gultom, D. M., & Sari, E. (2022). Jurnal Law of Deli Sumatera: Jurnal Ilmiah Hukum Penyuluhan Kesehatan Tentang Perubahan Hormon Masa Pubertas Pada Usia Remaja. I(I), 27-32.
Herdiani, R. T. (n.d.). Storm and stress period pada masa remaja.
Iii, B. A. B., & Metode, K. (2011). Metodologi Penelitian. 31-38.
Iii, B. A. B., Penelitian, A. D., & Penelitian, L. (2019). Alur dan Lokasi Penelitian.
Insaniyah, K. N., Supriyanti, E., & Fahmi, N. A. (2026). Membangun Kesadaran Remaja tentang Bahaya Seks Bebas Terhadap Kehamilan yang Tidak Diinginkan. 6, 258-267.
Juhaepa, O., Parwati, D., & Roslan, S. (2025). Peran Orang Tua Dalam Mencegah Terjadinya Kekerasan Seksual Pada Anak. 6(2), 171-181.
Kamaruddin, S. A., Adam, A., & Mahmud, A. (2022). Kekerasan Seksual Pada Remaja Kabupaten Bima: Faktor Pemicu dan Upaya Pencegahan. 2018, 179-185.
Karneli, Y., & Padang, U. N. (2024). Tendencies of Adolescent Sexual Harassment Behavior. 3, 557-566.
Kemen PPPA. (2024). Kemen PPPA Rilis Survei Pengalaman Hidup Perempuan Nasional (SPHPN) dan Survei Nasional Pengalaman Hidup Anak dan Remaja (SNPHAR) 2024. Article News, 1, 1.
Laili, N., & Salam, A. Y. (2025). Peningkatan Dukungan Keluarga Berbasis Family Centered Care Sebagai Upaya Mencegah Perilaku Seksual Berisiko Pada Remaja. 7(2).
Nasution, I. F., Muzzamil, F., Azzharah, S., Islamyazizah, A., & Mulya, M. (2024). Kekerasan Seksual Pada Remaja. 2(3).
Penelitian, D., Pendidikan, I., Suriani, N., & Jailani, M. S. (2023). Konsep Populasi dan Sampling Serta Pemilihan Partisipan Ditinjau. 1, 24-36.
Piolanti, A., Jouriles, E. N., & Foran, H. M. (2022). Assessment of Psychosocial Programs to Prevent Sexual Violence During Adolescence: A Systematic Review and Meta-analysis. 5(11), 1-12. https://doi.org/10.1001/jamanetworkopen.2022.40895
Putri, T. H., Hany, F. R., & Fujiana, F. (2024). Karakteristik remaja yang mengalami kecemasan di masa pubertas. 12(2), 281-290.
Rahmah, I. M., & Sobirin, M. (2025). Pergaulan dan pencegahan kekerasan seksual pada remaja perspektif ilmu fiqih. 10(September), 445-461.
Ramadhani, S. P., & Nurwati, R. N. (2022). Tidak Melakukan Tindak Kekerasan Terhadap Anak (The Importance of Increasing Parental Awareness So As Not To Commit Acts Of Abuse Against Children). 4(2), 189-197.
Rumiatun, D., Sutianingsih, H., & Banten, P. K. (2024). Kekerasan seksual pada remaja putri (sexual violence in adolescent girl). 11(2), 209-218.
Sa, H. (2025). Konsep Dasar Penyusunan Hipotesis dan Kajian Teori dalam Penelitian. 2(2), 64-73.
Salamor, Y. B., & Salamor, A. M. (2022). Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan (Kajian Perbandingan Tiongkok dan India). 2(1), 7-11.
Sari, D., Rahmaniah, S. E., Yuliono, A., Alamri, A. R., Utami, S., Andraeni, V., & Wati, R. (2023). Edukasi dan upaya pencegahan kekerasan seksual pada remaja. 4(225), 48-59. https://doi.org/10.33474/jp2m.v4i1.19818
Savitri, C., Faddila, S. P., Iswari, H. R., Anam, C., Syah, S., Mulyani, S. R., Sihombing, P. R., Kismawadi, E. R., Pujianto, A., Mulyati, A., Astuti, Y., Adinugroho, W. C., Imanuddin, R., Nuraini, A., Taufik, U., & Rohana, H. (n.d.). Upaya pencegahan kekerasan seksual pada remaja.
Setyanti, E., Wening, S., Widianto, B., Dananti, K., & Surakarta, U. K. (2022). Peran Orang Tua Menyikapi Pengaruh Media Informasi dalam Memberikan Pendidikan Seks Anak Usia Dini di Salatiga. 1(2), 111-134.
Solehati, T., Solahudin, A., Juniarti, R., Fauziah, S., Romadona, R., Audina, R., Kurniawan, R., & Kosasih, C. E. (2023). Intervensi pencegahan kekerasan seksual pada remaja: Literature review. 17(6), 522-537.
Subhaktiyasa, P. G. (2024). Menentukan Populasi dan Sampel: Pendekatan Metodologi Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. 9, 2721-2731.
Taylor, S. E. (n.d.). Health psychology.
Utami, R. A., Ramba, H. La, Nuraeni, A., & Baua, M. E. C. (2025). Exploring the impact of family health care implementation on family resilience: Insights from Friedman's structural-functional theory. 13(2).
Violence, A. D. (2022). HHS Public Access. 1-22. https://doi.org/10.1016/j.avb.2021.101548.A
World Health Organization. (2022). Adolescent health.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Syalsha Rahmadilah, Nuryani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.






