Katekese Kontekstual dan Pertumbuhan Iman Umat: Dinamika Partisipasi dan Kehidupan Menggereja dalam Komunitas Katolik Pedesaan

Authors

  • Agustinus Manfred Habur Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng
  • Sofia Eufrosina Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59188/jurnalsosains.v6i10.32801

Keywords:

Katekese Kontekstual, Partisipasi Umat, Pertumbuhan Iman, Kehidupan Menggereja, Komunitas Katolik Pedesaan

Abstract

Katekese dalam komunitas Katolik pedesaan membutuhkan pendekatan yang menghubungkan pembinaan iman dengan pengalaman kehidupan sehari-hari. Namun, partisipasi sering dipahami melalui kehadiran, sehingga dinamika relasional dan keterbatasan kehidupan umat kurang diperhatikan. Penelitian ini bertujuan memahami keterkaitan katekese kontekstual, partisipasi, pertumbuhan iman, dan kehidupan menggereja di Stasi Redek. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif-interpretatif, dilaksanakan pada Februari–Maret 2026. Sepuluh informan dipilih secara purposif, terdiri atas ketua stasi, seorang katekis, dan delapan umat yang mengikuti katekese. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik. Kredibilitas diperkuat melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil menunjukkan lima tema: motivasi berdasarkan kebutuhan iman dan komunitas; relevansi pengalaman sebagai penggerak partisipasi; ketegangan akibat pekerjaan, keluarga, dan kondisi geografis; keterkaitan partisipasi kateketis dengan kehidupan menggereja; serta harapan terhadap katekese partisipatif dan kontekstual. Partisipasi mencakup pemahaman iman, doa, relasi komunitarian, pelayanan, dan rasa memiliki. Temuan memperlihatkan bahwa ketidakhadiran tidak selalu mencerminkan lemahnya iman, sedangkan kehadiran belum tentu menunjukkan keterlibatan mendalam. Penelitian mengusulkan Model Partisipasi Kateketis Kontekstual yang menghubungkan konteks kehidupan, relevansi kateketis, motivasi, partisipasi, rasa memiliki, dan kehidupan menggereja secara relasional dan sirkular. Katekese kontekstual, dialogis, dan fleksibel berpotensi mendukung pembinaan iman, sementara kerangka yang diusulkan memerlukan penelitian lanjutan pada komunitas pedesaan dengan berbeda.

References

Anthony, F.-V. (2023). Intercultural lived ecclesiology: The Asian synodal praxis of communio, participatio et missio inter gentes. Religions, 14(7), 942. https://doi.org/10.3390/rel14070942

Bishops, S. of. (2024). For a synodal Church: Communion, participation, mission: Final document.

Braun, V., & Clarke, V. (2021). Thematic analysis: A practical guide. SAGE Publications. Qualitative Research in Psychology, 3(2).

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2024). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (5th ed.). SAGE.

Datu, J. F., & Pius X, I. (2024). Peran katekis dalam mengoptimalkan analisa sosial untuk merancang katekese kontekstual yang akurat. Sinar Kasih: Jurnal Pendidikan Agama Dan Filsafat, 2(1), 122–132. https://doi.org/10.55606/sinarkasih.v2i1.251

Fiałkowski, M. (2022). Formation of lay Catholics: Franciscan inspirations. Religions, 13(8), 686. https://doi.org/10.3390/rel13080686

Habur, A. M. (2025). Faktor sosial dan psikologis yang mempengaruhi partisipasi umat dalam kegiatan gerejawi: Studi pada komunitas basis di Paroki Mok, Flores. Jurnal Impresi Indonesia, 4(12), 5423–5430. https://doi.org/10.58344/jii.v4i12.7264

Kallatsa, L. E., Spännäri, J., & Tervo-Niemelä, K. (2023). Safety and closeness in religious socialization: A mixed methods study of Finnish families. Journal of Empirical Theology, 36(1), 123–142. https://doi.org/10.1163/15709256-20231144

Lande, L., Tukan, T. E., Winey, A. A. D., Adinuhgra, S., & Hamu, F. J. (2022). Peran katekis untuk meningkatkan partisipasi umat dalam kehidupan menggereja di Stasi Santo Agustinus Batu Tojah Paroki Santo Klemens Puruk Cahu. Sepakat: Jurnal Pastoral Kateketik, 8(2), 74–89.

Lisa, L. (2022). The Influence of Exports, Domestic Investment (PMDN) and Foreign Investment (PMA) on Economic Growth in Indonesia in 2008-2019 in the Perspective of Islamic Economics (Doctoral dissertation, UIN RADEN INTAN LAMPUNG).

Macaraan, W. E. R. (2022). An economic alternative from the base: The Basic Ecclesial Communities (BECs) in the Diocese of Boac, Philippines. Religions, 13(7), 595. https://doi.org/10.3390/rel13070595

Novak, C., Mattes, A., Haselbacher, M., & Limacher, K. (2024). Adapting my religion: How young believers negotiate religious belonging. Social Compass, 71(2), 347–364. https://doi.org/10.1177/00377686241242267

Ramti, A., & Hendra, A. (2025). Peran serta umat dalam mengembangkan komunitas basis gerejawi: Studi kasus KBG St. Rafael, Paroki St. Perawan Maria, Keuskupan Pangkalpinang. Credendum: Jurnal Pendidikan Agama, 7(1), 46–57. https://doi.org/10.34150/credendum.v7i1.935

Simanjuntak, M. M., & Bangun, M. B. (2023). Pendampingan iman bagi Orang Muda Katolik menurut Seruan Apostolik Christus Vivit di wilayah Paroki Sang Penebus Bandar Baru. Jurnal Penelitian Pendidikan Agama Katolik, 3(2), 131–149. https://doi.org/10.52110/jppak.v3i2.110

Sultana, C.-M. (2022). Religious education in transition: From content-centred to student-centred. Religions, 13(10), 986. https://doi.org/10.3390/rel13100986

Tarihoran, E., Firmanto, A. D., & Kurniawan, A. Z. (2024). Improving the quality of children’s faith formation through catechesis for First Communion preparation in the parish with a holistic approach. EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama Dan Keagamaan, 22(1), 125–136. https://doi.org/10.32729/edukasi.v22i1.1696

Vranješ, N. (2024). Contributions of the synodal process to the religious life of adult believers in Christian communities. Religions, 15(5), 580. https://doi.org/10.3390/rel15050580

Wallman Lundåsen, S. (2022). Religious participation and civic engagement in a secular context: Evidence from Sweden on the correlates of attending religious services. VOLUNTAS: International Journal of Voluntary and Nonprofit Organizations, 33(3), 627–640. https://doi.org/10.1007/s11266-021-00353-7

Wijoyoko, G. D., Krismawanto, A. H., & Santoso. (2024). Katekese umat kontekstual: Sebuah upaya penyembuhan luka batin untuk meningkatkan ketenteraman umat. Jurnal Penelitian Pendidikan Agama Katolik, 4(1), 54–76. https://doi.org/10.52110/jppak.v4i1.118

Zaccaria, F. (2024). Synodality and decision-making processes: Towards new bodies of participation in the Church. Religions, 15(1), 54. https://doi.org/10.3390/rel15010054

Downloads

Published

2026-10-27

How to Cite

Habur, A. M., & Eufrosina, S. . (2026). Katekese Kontekstual dan Pertumbuhan Iman Umat: Dinamika Partisipasi dan Kehidupan Menggereja dalam Komunitas Katolik Pedesaan. Jurnal Sosial Dan Sains, 6(10), 436–448. https://doi.org/10.59188/jurnalsosains.v6i10.32801