Hubungan Posisi dan Durasi Duduk dengan Kejadian Low Back Pain pada Mahasiswa Kedokteran Universitas Prima Indonesia Angkatan 2023
DOI:
https://doi.org/10.59188/jurnalsosains.v6i10.32804Keywords:
low back pain, posisi duduk, durasi duduk, mahasiswa kedokteran, Oswestry Disability IndexAbstract
Nyeri punggung bawah merupakan keluhan pada mahasiswa kedokteran karena aktivitas belajar melibatkan kebiasaan duduk berkepanjangan dan postur yang kurang ergonomis. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi hubungan posisi dan durasi duduk dengan disabilitas terkait nyeri punggung bawah pada mahasiswa kedokteran Universitas Prima Indonesia angkatan 2023. Penelitian menggunakan desain deskriptif korelasional dengan pendekatan potong lintang, dilaksanakan pada Februari–Maret 2026. Sebanyak 119 mahasiswa semester enam dipilih menggunakan consecutive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring mengenai posisi duduk, durasi duduk, dan Oswestry Disability Index (ODI) dengan sembilan domain. Analisis dilakukan secara deskriptif dan menggunakan korelasi Spearman pada taraf signifikansi 0,05. Hasil menunjukkan bahwa 64,7% responden memiliki posisi duduk cukup ergonomis dan 73,9% termasuk kategori durasi duduk sedang. Sebanyak 96,6% responden mengalami disabilitas minimal, dengan rerata persentase disabilitas sebesar 5,58%. Posisi duduk tidak berkorelasi signifikan dengan skor ODI (r=−0,010; p=0,910), demikian pula durasi duduk (r=0,141; p=0,127). Dominasi disabilitas minimal menunjukkan kemungkinan efek lantai yang dapat membatasi kemampuan mendeteksi hubungan. Disimpulkan bahwa tidak ditemukan hubungan signifikan antara posisi maupun durasi duduk dan disabilitas terkait nyeri punggung bawah dalam sampel ini. Temuan tersebut tidak membuktikan ketiadaan nyeri atau risiko. Penelitian selanjutnya perlu menggabungkan pengukuran disabilitas dengan penilaian intensitas nyeri serta mempertimbangkan aktivitas fisik dan faktor psikososial sebagai perancu.
References
Aljohani, A. A., Alarawi, S. M., Alhusayni, Y. M., Alanazi, R. A., Alkonani, A. A., Alatawi, B. E., Zayied, I. A. A., Alshammari, M. K., Alhawaiti, A. S., & Sabir, S. A. A. (2023). Prevalence of low back pain among university attendants in Tabuk city during 2023: a cross-sectional study in Saudi Arabia. Cureus, 15(12).
Alshahrani, A.H., Hakami, M.G., Alsoma, A.M., Hadwah, R.M., Alharith, Z.H. & Alzahrani, K.T. (2025). Knowledge and awareness of practices regarding correct posture during studying among medical students in KSA. Journal of Pioneering Medical Sciences, 14(8), 168-177.
Baloniak, A., Stepka, J., Wozna, J., Lapaj, L., Chodor, P. & Owecki, M. (2025). Low back pain among medical students: A cross-sectional study from Poland. Archives of Medical Science, 21(6), 2450-2458.
Cahyaningrum, G., Naheria, N., Cahyono, D. & Fauzi, M.S. (2025). Upaya pencegahan nyeri punggung dan kelainan tulang belakang melalui edukasi posisi duduk ergonomis. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 6(1), 881-888. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v6i1.5198
Chiarotto, A. & Koes, B.W. (2022). Nonspecific low back pain. The New England Journal of Medicine, 386(18), 1732-1740. https://doi.org/10.1056/NEJMcp2032396
Eloi, D.R.L., Quemelo, P.R.V. & Sousa, M.N.A. (2022). Influence of physical activity and time in the sitting position on the condition of low back pain among university students. Coluna/Columna, 21(1), e253794.
Koswara, J., Machrina, Y., Lubis, M. & Amelia, R. (2024). Correlation of prolonged sitting time and sitting posture on low back pain: A cross-sectional study among medical students at Universitas Sumatera Utara. F1000Research, 13, 1379. https://doi.org/10.12688/f1000research.146596.1
Kumari, A. & Rai, A. (2024). An ergonomic study of sitting posture of students in classroom. The Indian Journal of Home Science, 36(2), 140-147.
Kusumaningrum, D., Samara, D., Widyatama, H.G., Parwanto, M.E., Rahmayanti, D. & Widyasyifa, S.A. (2021). Hubungan antara postur tubuh dan waktu duduk dengan keluhan nyeri punggung bawah. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 10, 74-81. https://doi.org/10.35816/jiskh.v10i1.513
Mahendra, F.I., Rahmawati, Y.T. & Sandhi, T.A.N. (2023). Identifikasi faktor terjadinya low back pain pada industri souvenir reog. Community Medicine and Public Health of Indonesia Journal, 4(1), 81-87. https://doi.org/10.37148/comphijournal.v4i1.145
Nazaruddin, N.A., Nasaruddin, H. & Mardiana. (2025). Karakteristik low back pain. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran, 4(1), 511-529. https://doi.org/10.55606/jurrike.v4i1.5966
Nikmah, K. & Lumbantobing, L.A. (2025). Hubungan durasi duduk dan faktor yang berpengaruh terhadap kejadian low back pain pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara angkatan 2020. Jurnal Syntax Admiration, 6(1), 327-337. https://doi.org/10.46799/jsa.v6i1.2008
Nur'aisyah, S., Sahputra, R.E., Ali, H., Noverial, N., Revilla, G. & Fadila, Z. (2024). Hubungan posisi dan lama duduk dengan nyeri punggung bawah pada mahasiswa pendidikan dokter Universitas Andalas. EJournal Kedokteran Indonesia, 12(1), 32. https://doi.org/10.23886/ejki.12.373.32
Putrawardana, M.A. & Holifah, K. (2025). Association between sitting duration, learning posture, and musculoskeletal complaints among high school students. Journal of Applied Psychology and Health Studies, 1(1), 1-3.
Rindayu, D.N., Wijayaningrum, L. & Budiarti, R. (2024). Hubungan durasi dan posisi duduk terhadap prevalensi dan intensitas nyeri punggung bawah. Surabaya Biomedical Journal, 4(2), 67-77.
Sarbiah, A., Maulina, D., Sunsaru, A. & Wijaya, J.K. (2024). Relationship between sitting position and sitting duration with low back pain complaints in back office. Journal La Medihealtico, 5(3), 671-680. https://doi.org/10.37899/journallamedihealtico.v5i3.1422
Taha, Y.A., Al Swaidan, H.A., Alyami, H.S., Alwadany, M.M., Alabbas, Y.H., Dhaen, H.M. & Faidhi, A.A. (2023). The prevalence of low back pain among medical students: A cross-sectional study from Saudi Arabia. Cureus, 15(5), e38997.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Enny Yasin Nasution, Primta Bangun , Irza Haicha Pratama

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.







