Analisis Mitigasi Risiko pada Proyek Konstruksi Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I. Cikaduwen
DOI:
https://doi.org/10.59188/jurnalsosains.v5i11.32592Keywords:
rehabilitasi irigasi, mitigasi risiko, manajemen proyek, pemetaan risikoAbstract
Proyek rehabilitasi jaringan irigasi merupakan bagian penting dalam menjaga keberlanjutan sistem irigasi guna mendukung sektor pertanian. Namun, dalam pelaksanaannya, proyek ini menghadapi berbagai risiko yang dapat mempengaruhi biaya, waktu, dan mutu pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran rehabilitasi dalam mitigasi risiko pada proyek rehabilitasi jaringan irigasi D.I. Cikaduwen. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan analisis risiko yang melibatkan identifikasi, penilaian, dan pemetaan risiko. Data dikumpulkan melalui survei dengan kuesioner serta studi literatur yang relevan. Risiko dikategorikan berdasarkan aspek teknis, finansial, operasional, dan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko teknis, seperti kesalahan perencanaan dan penggunaan material yang tidak sesuai, merupakan faktor dominan yang mempengaruhi keberhasilan proyek. Selain itu, faktor operasional, seperti keterlambatan pengadaan material dan tenaga kerja, juga memberikan dampak signifikan. Pemetaan risiko menggunakan matriks probabilitas dan dampak menunjukkan bahwa beberapa risiko memiliki tingkat keparahan tinggi yang memerlukan strategi mitigasi lebih efektif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa strategi mitigasi risiko yang terintegrasi sangat diperlukan dalam proyek rehabilitasi jaringan irigasi untuk mengurangi dampak negatif terhadap pelaksanaan proyek. Rekomendasi yang diberikan mencakup peningkatan manajemen proyek, perencanaan yang lebih matang, serta pemantauan risiko secara berkelanjutan.
References
Ali, A. (2019). Analisis risiko pekerjaan rehabilitasi jaringan irigasi D.I. Waru. Jurnal Teknik Sipil, 7(1), 1–10.
Armandoko, A. Z. (2023). Analisis identifikasi dan mitigasi risiko pada proyek rehabilitasi jaringan irigasi. Jurnal Rekayasa Sipil, 10(2), 123–135.
Belferik, R., Andiyan, A., Zulkarnain, I., Munizu, M., Samosir, J. M., Afriyadi, H., Rusmiatmoko, D., Adhicandra, I., Syamil, A., & Ichsan, M. (2023). Manajemen proyek: Teori & penerapannya. PT Sonpedia Publishing Indonesia.
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Fauzi, R. R. (2022). Identifikasi dan penilaian risiko pada proyek konstruksi (Skripsi). Universitas Teknologi Garut.
Ghozali, I. (2018). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 25 (9th ed.). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Hudoyo, C. P., Rachmanudin, M. E., & Widayanti, D. A. (2025). Manajemen risiko keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dalam proyek konstruksi infrastruktur jalan: Evaluasi dan mitigasi. Jurnal Riset Sains dan Teknologi, 9(1), 123–133.
Khotimah, I. H., Rodhi, N. N., & Tjandra, A. (2024). Analisis Pengendalian Waktu Proyek Menggunakan Metode Critical Path Method (CPM)(Studi Kasus: Proyek Rehabilitasi Jalan Dander-Bubulan) De’Teksi. Jurnal Teknik Sipil, 9(2), 60-69.
Institute of Risk Management. (2007). A risk management standard.
Irman, D. (2024). Analisis manajemen risiko pada proyek konstruksi rehabilitasi daerah irigasi. Jurnal Talenta Sipil, 7(1), 150–160.
Mamesah, D. A. D., Supit, C. J., & Rondonuwu, S. G. (2022). Analisis risiko dan mitigasi terhadap penyelenggaraan jasa konstruksi ditinjau dari sisi pengadaan. Jurnal Ilmiah Media Engineering, 12(2), 45–55.
Management practices in construction organizations. (2014). Procedia – Social and Behavioral Sciences, 194, 201–210. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2015.06.135
Nugroho, A. (2020). Strategi mitigasi risiko dalam proyek konstruksi. Pustaka Teknik.
Project Management Institute. (2017). A guide to the project management body of knowledge (PMBOK® guide) (6th ed.). Project Management Institute.
Prasetyo, B. (2021). Pengendalian risiko pada proyek infrastruktur: Studi kasus rehabilitasi jaringan irigasi. Graha Ilmu.
Purba, H., & Zega, T. (2022). Risiko konstruksi jalan pada daerah bertopografi ekstrem: Studi kasus Kabupaten Nias Selatan. Konteks Jurnal Teknik Sipil, 17(1), 103–114.
Putra, C., Santoso, D., & Wibowo, F. (2021). Analisis penilaian risiko dalam proyek konstruksi. Jurnal Manajemen Proyek Indonesia, 6(2), 45–58. https://doi.org/10.1234/jmpi.v6i2.987
Kawulusan, J. A., Dundu, A. K. T., & Rumayar, A. L. E. (2021). Analisis risiko pada proyek konstruksi. Jurnal Teknik Sipil Unaya, 7(2).
Lestari, F., Oktarina, D., & Fadilasari, D. (2022). Evaluasi faktor-faktor penyebab keterlambatan pelaksanaan proyek konstruksi (Studi kasus pada pekerjaan pembangunan gedung lanjutan SMPN 39 Bandar Lampung). Kolaborasi, 2(1).
Sutikno, S., Kurniawan, Y., Hartono, D. D., & Purba, H. H. (2021). Identifikasi risiko keselamatan pada proyek konstruksi: Kajian literatur. Jurnal Teknologi dan Manajemen, 19(2). https://doi.org/10.52330/jtm.v19i2.28
Yudhaningsih, K., Hughes, V. R., Fitria, F. N., Sumawati, U. D., & Purba, H. H. (2022). Analisis risiko proyek pada konstruksi bangunan: Tinjauan literatur. Journal of Industrial and Engineering System, 3(1).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Istadi Istadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





