Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Implementasi Triase Model Emergency Severity Indexs (ESI) di Ruang IGD

Authors

  • Haryono Nugroho Universitas Islam Sultan Agung, Semarang, Indonesia
  • Indah Sri Wahyuningsih Universitas Islam Sultan Agung, Semarang, Indonesia
  • Suyanto Suyanto Universitas Islam Sultan Agung, Semarang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59188/jurnalsosains.v6i2.32698

Keywords:

Knowledge, Length of Work Experience, Skills, Training, Perceived Workload

Abstract

Instalasi Gawat Darurat (IGD) memerlukan sistem triase yang akurat untuk menjamin keselamatan pasien dan mempercepat response time. Penerapan Emergency Severity Index (ESI) sebagai sistem triase lima level diharapkan mampu meningkatkan ketepatan prioritas pelayanan, namun implementasinya belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan ketepatan implementasi triase model ESI di ruang IGD. Penelitian ini bersifat retrospektif, dengan desain penelitian cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Ruang IGD pada Bulan September-Desember 2025. Jumlah populasi 40 orang perawat IGD, dengan pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Analisis yang digunakan adalah distribusi frekuensi dan uji statistik chi square untuk menganalisis hubungan antara variabel terikat dengan variabel bebas. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa: Ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan perawat dengan ketepatan pelaksanaan Triase Model sistem ESI (p value 0,002<0,05); Ada hubungan yang signifikan antara lamanya bekerja perawat dengan ketepatan pelaksanaan Triase Model sistem ESI (p value 0,003<0,05);  Ada hubungan yang signifikan antara keterampilan perawat dengan ketepatan pelaksanaan Triase Model sistem ESI (p value 0,011<0,05); Ada hubungan yang signifikan antara pelatihan perawat dengan ketepatan pelaksanaan Triase Model sistem ESI (p value 0,033<0,05); Ada hubungan yang signifikan antara persepsi beban kerja perawat dengan ketepatan pelaksanaan Triase Model sistem ESI (p value 0,000<0,05); Penelitian ini merekomendasikan agar meningkatkan kompetensi seluruh perawat IGD, khususnya melalui pelatihan BTCLS dan Triase Model sistem ESI.

References

Ainiyah, N., Ahsan, & Fathoni, M. (2021). Analisis Faktor Pelaksanaan Triage di Instalasi Gawat Darurat (The Factors Associated with The Triage Implementation in Emergency Department). Jurnal Ners, 10(1).

Anderson, A. K., Omberg, M., & Svedlund, M. (2022). Triage in the Emergency Department: A Qualitative Study of the Factors Which Nurses Consider When Making Decisions. British Association of Critical Care Nurses, 11, 136–145.

Arikunto, S. (2020). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. PT. Rineka Cipta.

Basoeki, A. P. (2021). Penanggulangan Penderita Gawat Darurat Anestesiologi dan Reanimasi. Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga.

Chen, S.S., et al, (2022). Factors That Influence the Accuracy of Triage Nurses’ Judgement in Emergency Departments. Journal Emerg Med J;27.

DalwaiI, M.K. et al, (2021). Reliability and accuracy of the South African Triage Scalewhen used by nurses in the emergency department of Timergara Hospital, Pakistan. SAMJ, S. Afr. med. j. vol.104 n.5 Cape Town.

Dharma, K.K. (2020). Metodologi Penelitian Keperawatan. Panduan Melaksanakan dan Menerapkan Hasil Penelitian. Trans Info Media Jakarta. Edisi Revisi Tahun 2015.

Evie, S., Wihastuti, A.T. & Suharsono, T. (2021). Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Pelaksanaan Triage Perawat Pelaksana di Ruang IGD Rumah Sakit Tipe C Malang. Universitas Brawijaya. Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan, Vol. 12.

Fadhilah, N. et al, (2021). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Waktu Tanggap pada Pelayanan Kasus Kecelakaan Lalu Lintas di Instalasi

Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Pusat Dr. M. Djamil Padang Tahun 2019. Jurnal Kesehatan Andalas, 2015;4(1).

Gurning Y., Karim, D. & Misrawati, (2020). Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Petugas Kesehatan IGD Terhadap Tindakan Triage Berdasarkan Prioritas di RSU Eka Hospital Riau [Skripsi]. Riau (ID): Program Studi Ilmu KeperawatanUniversitas Riau.

Haryatun & Sudaryanto, (2023). Perbedaan Waktu Tanggap Tindakan Keperawatan Pasien Sedera Kepala Kategori I-V Di Instalasi Gawat Darurat RSUD Dr.Mowardi. Berita Ilmu Keperawatan 1(2):69.74

Hasnadiah, et al, (2021). Buku Ajar Dasar-Dasar Riset Keperawatan. Nuha Medika, Yogyakarta.

Kartikawati, N.D. (2020). Buku Ajar Dasar-dasar Keperawatan Gawat Darurat.

Salemba Medika: Jakarta.

Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor: 856/Menkes/SK/IX/2009 tentang Standar Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit. Jakarta. Kementerian Kesehatan RI.

Keputusan Direktur RS Sari Asih Serang Nomor: 83/KPTS/I/2017 tentang Pemberlakukan Panduan Triase di Rumah Sakit Sari Asih Serang

Keputusan Direktur RS Sari Asih Serang Nomor: 84.b/KPTS/I/2017 tentang Pedoman Pelayanan Instalasi Gawat Darurat di Rumah Sakit Sari Asih Serang

Khairina, I., Malini, H & Huriani, E. (2020). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pengambilan Keputusan Perawat dalam Ketepatan Triase di Kota Padang. Indonesian Journal for Health Sciences. Vol.02, No.01, Maret 2018.

Krisanty, P. et al, (2023). Asuhan Keperawatan Gawat Darurat. Trans Info Media, Jakarta

Kushayati, N. (2018). Analisis Metode Triage Prehospital pada Insiden Korban Masal (Mass Casualty Incident). Akademi Perawat Dian Husada Mojokerto. https://journal.uny.ac.id › index.php › wuny › article › download › pdf. Diakses tanggal 28 September 2019.

Lee, Y.J. et al, (2020). The validity of the Canadian Triage and Acuity Scale in predicting resource utilization and the need for immediate life-saving interventions in elderly emergency department patients. Scandinavian of Journal Trauma, Resucitation and Emergency Medicine.19:68. P 1-8.

Maatilu, V., Mulyadi & Malara, T.R. (2022). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Response Time Perawat pada Penanganan Pasien Gawat Darurat di IGD RSUP Prof Dr. R. D. Kandou Manado. Fakultas KedokteranProgram Studi Ilmu Keperawatan Universitas Sam Ratulangi Manado. E-jurnal Keperawatan (e-Kep).

Mappanganro, A. & Said, S. (2021). Hubungan Beban Kerja Perawat dengan Respon Time pada Penanganan Pasien di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar. Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia. Journal of Islamic Nursing, Volume 3 Nomor 1, Juli 2018.

Manurung, M. & Gustia, M. (2022). Hubungan Ketepatan Penilaian Triase dengan Tingkat Keberhasilan Penanganan Pasien Cedera Kepala di IGD RSU HKBP Balige Kabupaten Toba Samosir. Nursing Academic Yayasan Tenaga Pembangunan Arjuna Laguboti. Jurnal Jumantik Vol. 3 No.2.

Marti, E. (2021). Validitas Triase Dilihat dari Hubungan Level Triase Terhadap Length Of Stay Pasien Di IGD. Akademi Keperawatan Panti Rapih Yogyakarta. The Indonesian Journal Of Health Science, Vol. 7, No. 1.

Mulyaningsih, (2022). Peningkatan Kinerja Perawat dalam Penerapan MPKP dengan Supervise oleh Kepala Ruang di RSJD Surakarta. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ’Aisyiyah Surakarta. GASTER Vol. 10 No. 1 Februari 2013.

Musliha, (2021). Keperawatan Gawat Darurat Plus Contoh Askep dengan Pendekatan NANDA, NIC, NOC.Yogyakarta: Nuha Medika.

Natasia, N. (2023). Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Pelaksanaan SOP Asuhan Keperawatan di ICU-ICCU RSUD Gambiran Kota Kediri. Malang (ID): Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malang.

Notoatmodjo, S. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.

Nurhanifah, D. (2021). Hubungan Karakteristik, Beban Kerja dan supervisi dengan Motivasi Perawat dalam Melaksanakan Triage di IGD RSUD Ulin Banjarmasin. Banjarmasin: STIKES Muhammadiyah Banjarmasin.

Nursalam, (2022). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pendekatan Praktis.

Jakarta. Salemba Medika. Edisi 4.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor: 19 Tahun 2016 Tentang Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu. Jakarta. Kementerian Kesehatan RI.

Puspitasari, I. & Masrurah, A.N. (2020). Evaluasi Medical Response Preparedness pada Unit Gawat Darurat (Studi Kasus di IGD Rumah Sakit Umum Pusat dr. Sardjito Yogyakarta. Jurusan Teknik Mesin dan Industri, FT UGM. Forum Teknik Vol.36, No. 1, Januari 2015.

Rini, S. (2020). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perawat dalam Pelaksanaan Triage di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Puri Indah Jakarta Barat. Jakarta Barat (ID): Program Studi Iimu KePerawatan Fakultas IimuKesehatan Universitas Esa Unggul.

Siswanto, Susila & Suyanto, (2022). Metodologi Penelitian Kesehatan dan Kedokteran. Yogyakarta: Bursa Ilmu

Suhartati, et al, (2023). Standar Pelayanan Keperawatan Gawat Darurat di Rumah Sakit. Jakarta: Kementrian Kesehatan

Sunaryo, (2004). Psikologi untuk keperawatan. Jakarta: EGC.

Supartiningsih, S. (2022). Kualitas Pelayanan Kepuasan Pasien Rumah Sakit: Kasus Pada Pasien Rawat Jalan. Jurnal Medicoeticolegal dan Manajemen Rumah Sakit, 6 (1): 9-15, April 2017

Sutawijaya, R.B. (2020). Gawat Darurat, Aulia. Yogyakarta : Publishing.

Tuwo, G.P. Rumampuk, F.J. & Katuuk, E.M. (2022). Hubungan Ketepatan Triase dengan Response Time Perawat di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Tipe C. Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran

Universitas Sam Ratulangi Manado. e-journal Keperawatan (e-Kp) Volume 7 Nomor 1.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor: 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit. Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2009 Nomor 153.

Yoon, P., Steiner. I., & Reinhardert, G. (2021). Analysis Of Faktors Influencing Length Of Stay In There Emergency Departement. Canadian Journal Of Emergency Medicine.

Downloads

Published

2026-02-27

How to Cite

Nugroho, H., Wahyuningsih, I. S. ., & Suyanto, S. (2026). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Implementasi Triase Model Emergency Severity Indexs (ESI) di Ruang IGD. Jurnal Sosial Dan Sains, 6(2), 50–62. https://doi.org/10.59188/jurnalsosains.v6i2.32698