Komparasi Profil Higrotermal dan Kinetika Pertumbuhan Jamur pada Permukaan Dinding Bangunan: Studi Jaringan Sensor IoT Real-Time pada Perumahan Pesisir [Perumahan ABC] vs Perumahan Dataran Tinggi [Perumahan XYZ]
DOI:
https://doi.org/10.59188/jurnalsosains.v6i7.32778Keywords:
Indeks higrotermal berbasis edge-computing, Wireless Sensor Network (WSN), Indeks pertumbuhan jamur VTT, Kondensasi kapiler, Fisika bangunan tropis, Mikroklimat antarmukaAbstract
Degradasi higrotermal pada selubung dinding bangunan di iklim mikro tropis menunjukkan variasi signifikan di sepanjang gradien topografi yang curam, namun pemantauan langsung secara kontinu yang berfokus pada kondisi permukaan batas material masih terbatas. Penelitian ini mengkaji variasi kinetika kondensasi permukaan dan pertumbuhan jamur biogenik pada dua tipologi perumahan yang berbeda: dataran rendah pesisir dan lereng dataran tinggi di Cirebon, Indonesia. Penelitian ini mengintegrasikan indeks higrotermal dinamis berbasis komputasi lokal pada node IoT, memproses parameter ambien dan suhu permukaan non-kontak untuk menghitung margin titik embun dan kelembapan relatif permukaan secara real-time. Pemantauan telemetri kontinu selama 30 hari mengungkap perbedaan deskriptif yang jelas antara kedua lokasi penelitian. Berdasarkan periode pengamatan, analisis deret waktu mengungkapkan pola degradasi yang kontras pada perumahan. Perumahan XYZ mengalami kondisi kritis selama 7,8 ± 1,6 jam per hari dan kelembapan relatif permukaan 88,7 ± 5,2%, dengan akumulasi indeks jamur 2,45 ± 0,31. Perumahan ABC mencatat akumulasi akhir 0,12 ± 0,05. Penerapan komputasi lokal mereduksi volume transmisi data sebesar 83,3% dengan waktu latensi kurang dari 2,4 detik. Temuan ini memberikan bukti empiris mengenai mekanisme fisika bangunan lokal dan menawarkan kerangka kerja IoT untuk pemeliharaan prediktif serta pemilihan material arsitektur adaptif iklim di permukiman tropis dengan kondisi geografis yang beragam.
References
-
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mohamad Nasir, Ghina Fauziyyah, Rafi Farizki

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.






