Inovasi Model Bisnis Digital pada Industri Kerajinan Rotan Cirebon dalam Meningkatkan Daya Saing UMKM
DOI:
https://doi.org/10.59188/jurnalsosains.v6i9.32782Keywords:
Kesiapan Digital, Inovasi Model Bisnis Digital, Daya Saing UMKM, UMKM Kerajinan, Analisis KesenjanganAbstract
Penelitian ini bertujuan memetakan profil digital readiness, menyusun prioritas kesenjangan model bisnis digital, dan merumuskan arah awal pengembangan inovasi model bisnis digital berbasis BMC pada UMKM kerajinan rotan Cirebon sebagai tahap diagnosis awal (baseline) menuju peningkatan daya saing UMKM. Survei cross-sectional dilakukan terhadap 30 UMKM (purposive sampling) menggunakan instrumen 20-item berskala Likert lima poin yang mencakup tiga dimensi—kemampuan teknologi, praktik model bisnis digital, dan dukungan keluarga-lingkungan—dengan reliabilitas internal memadai (Cronbach's Alpha 0,729–0,871). Data dianalisis secara deskriptif, diintegrasikan dengan formula prioritas kesenjangan berbobot lima kriteria, dan dipetakan ke komponen BMC yang relevan. Indeks digital readiness keseluruhan berada pada kategori sedang (61,2%). Kesenjangan paling kritis ditemukan pada kontribusi penjualan online (skor 2,13 dari 5, terendah di antara 22 indikator yang diperbandingkan) dan pemasaran konten (63,3% UMKM tidak pernah mengunggah konten produk), sementara kemampuan teknologi dasar dan dukungan keluarga tergolong kuat. Pola ini menunjukkan kesenjangan antara kesiapan berorientasi manusia dan kesiapan berorientasi sistem operasional digital, yang pada kerangka BMC terkonsentrasi pada komponen Channels, Customer Relationships, Revenue Streams, Key Activities, dan Cost Structure. Penelitian ini memberikan bukti empiris granular tentang profil kesiapan digital UMKM kerajinan berbasis warisan budaya beserta peta prioritas kesenjangan dan arah pengembangan model bisnis digital yang dapat direplikasi metodenya pada sentra kerajinan lain. Klaim mengenai peningkatan daya saing UMKM secara empiris berada di luar cakupan data baseline ini dan memerlukan tahap implementasi dan evaluasi lanjutan. Secara praktis, temuan ini mengarahkan program pendampingan digital agar memprioritaskan pembentukan rutinitas konten dan sistem pencatatan transaksi sederhana sebelum memperluas ke kanal pemasaran berbayar.
References
Askarno. (2025). The utilization of funnel marketing in increasing customer lifetime value at LKP Syntax Training Center. Journal of Economich, Technology and Business (JETBIS), 569–578.
Djaenudin, D. (2021). MSMEs rattan business model in Pulang Pisau Regency in supporting sustainable management of peatland ecosystems. Business Review and Case Studies, 2(1), 36.
Hokmabadi, H., Rezvani, S. M. H. S., & de Matos, C. A. (2024). Business resilience for small and medium enterprises and startups by digital transformation and the role of marketing capabilities—A systematic review. Systems, 12(6), 220.
Istiqomah, W. S., & Purnomo, D. (2025). Analisis strategi pemasaran menggunakan Business Model Canvas (BMC) pada usaha kerajinan tangan rotan Wickercane. Determinasi: Jurnal Penelitian Ekonomi Manajemen dan Akuntansi, 3(2), 169–175.
Lamperti, S., Cavallo, A., & Sassanelli, C. (2023). Digital servitization and business model innovation in SMEs: A model to escape from market disruption. IEEE Transactions on Engineering Management, 71, 4619–4633.
Limano, F. (2024). Optimizing SMEs through digital design for sustainable industrial development. Business Economic, Communication, and Social Sciences Journal (BECOSS), 6(2), 113–119.
Liu, K., Zhang, Z., & Zhou, H. (2025). Openness influences business model innovation: The mediating role of digital capability. Journal of Organizational Change Management, 38(1), 82–102.
Mahendra, A. H. I. (2022). Strategi pengembangan usaha industri kecil Gantra Betta Fish Tulungagung dalam perspektif SWOT dan BMC. Juremi: Jurnal Riset Ekonomi, 1(4), 322–332.
Merín-Rodrigáñez, J., Dasí Coscollar, M. dels À., & Alegre Vidal, J. (2024). Digital transformation and firm performance in innovative SMEs: The mediating role of business model innovation.
Osterwalder, A., & Pigneur, Y. (2010). Business model generation: A handbook for visionaries, game changers, and challengers. John Wiley & Sons.
Prasetiyo, Y., Wisnantiasri, S. N., Puspitasari, N. F. D., Pradana, N. W., Zuhroh, S., & Hardiana, N. (2025). Pembinaan strategi perencanaan usaha UMKM menuju bisnis digital dengan metode Business Model Canvas. I-Com: Indonesian Community Journal, 5(2), 658–669.
Purinda, A. D., & Rahayu, F. (2025). Digital technology-based business innovation strategies to increase the competitiveness of SMEs in Indonesia. Artikel Manajemen dan Bisnis, 1(3), 17–25.
Putri, P. L., & Widadi, B. (2024). Peran inovasi dalam pengembangan model bisnis UMKM di era digital. Maeswara: Jurnal Riset Ilmu Manajemen dan Kewirausahaan, 2(4), 180–189.
Reim, W., Yli-Viitala, P., Arrasvuori, J., & Parida, V. (2022). Tackling business model challenges in SME internationalization through digitalization. Journal of Innovation & Knowledge, 7(3), 100199.
Rosyidah, E., Romadloni, S., Wisdaningrum, O., & Asyriana, S. (2025). Strategi pengembangan usaha pada UMKM batik di Kelurahan Bakungan. Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Eksakta, 4(2), 117–130.
Saputra, M. H., & Ariningsih, E. P. (2025). Developing a comprehensive digital ecosystem model to enhance competitive advantage in government-fostered MSMEs. JBTI: Jurnal Bisnis: Teori dan Implementasi, 16(2), 155–173.
Septi, I., Mandiri, D. P., Zahara, A. C., & Febriyanti, A. (2025). Transformasi digital dan dampaknya terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Ranca Kalapa. Abdi Dharma, 5(1), 1–14.
Sudirman, N. (2025). Digital entrepreneurship and business innovation: Strategies for Indonesian SMEs in the era of Industry 4.0. Journal of Indonesian Scholars for Social Research, 5(1), 24–34.
Teece, D. J. (2007). Explicating dynamic capabilities: The nature and microfoundations of (sustainable) enterprise performance. Strategic Management Journal, 28(13), 1319–1350.
Teece, D. J. (2010). Business models, business strategy and innovation. Long Range Planning, 43(2–3), 172–194.
Teoh, M. F., Ahmad, N. H., Halim, H. A., & Ong, C. H. (2022). Digital business model innovation and SMEs' competitiveness: Insights from Malaysian SMEs. Global Business and Management Research, 14(3s), 412–433.
Utami, I. D., Novianti, T., & Setiawan, F. (2023). Digital strategy for improving resilience of micro, small, and medium enterprises. Jurnal Sistem dan Manajemen Industri, 7(1), 43–52.
Verhoef, P. C., Broekhuizen, T., Bart, Y., Bhattacharya, A., Dong, J. Q., Fabian, N., & Haenlein, M. (2021). Digital transformation: A multidisciplinary reflection and research agenda. Journal of Business Research, 122, 889–901.
Vial, G. (2019). Understanding digital transformation: A review and a research agenda. Journal of Strategic Information Systems, 28(2), 118–144.
Yerizal, Y., Rino, R., & Wardi, Y. (2025). Digital business model innovation in SMEs: A systematic literature review. Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business, 7(4).
Zhang, H., Xiao, H., Wang, Y., Shareef, M. A., Akram, M. S., & Goraya, M. A. S. (2021). An integration of antecedents and outcomes of business model innovation: A meta-analytic review. Journal of Business Research, 131, 803–814.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Askarno, Widiantoro Sigit Rahardjo , Abdul Robi Padri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.






