Estimasi Emisi Gas Karbondioksida (CO2) dari Sektor Transportasi di Jalan Basuki Rahmat, Bojonegoro

Authors

  • Oktavianus Cahya Anggara Universitas Bojonegoro
  • Solikhati Indah Purwaningrum Universitas Bojonegoro
  • Albet Haikal Fiqri Universitas Bojonegoro

DOI:

https://doi.org/10.59188/jurnalsosains.v6i9.32783

Keywords:

Emisi, CO2, Transportasi, Kendaraan Bermotor, Basuki Rahmat

Abstract

Transportasi jalan menghasilkan emisi karbon dioksida (CO₂) melalui pembakaran bahan bakar ketika kendaraan bergerak maupun berhenti dengan mesin menyala. Inventarisasi emisi diperlukan untuk mendukung pengelolaan transportasi yang sesuai dengan karakteristik lokal. Penelitian ini bertujuan mengestimasi emisi CO₂ kendaraan bermotor di Jalan Basuki Rahmat, Kabupaten Bojonegoro, serta merumuskan rekomendasi pengurangan emisi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggabungkan estimasi emisi kendaraan pada kondisi stasioner dan bergerak. Data dikumpulkan melalui penghitungan kendaraan selama 24 jam dengan interval 15 menit pada lima hari pengamatan, yaitu Minggu, Senin, Rabu, Jumat, dan Sabtu, selama Juni 2025. Perhitungan mempertimbangkan jenis kendaraan, konsumsi bahan bakar, durasi stasioner, jarak tempuh, dan faktor emisi. Hasil penelitian menunjukkan volume kendaraan berkisar antara 983–1.388 unit per hari, dengan dominasi sepeda motor sedang. Estimasi emisi harian berkisar antara 617,792–860,817 kg CO₂, dengan emisi terendah pada Minggu dan tertinggi pada Senin. Rata-rata emisi mencapai 765,743 kg CO₂ per hari, sedangkan estimasi tahunan mencapai 279,496 ton CO₂. Emisi stasioner mendominasi pada seluruh kelompok kendaraan selain sepeda motor, menunjukkan pentingnya pengelolaan waktu berhenti. Penelitian menyimpulkan bahwa pengurangan emisi perlu diarahkan pada efisiensi bahan bakar, pengurangan durasi stasioner, dan perbaikan perilaku berkendara. Estimasi tahunan merupakan ekstrapolasi pengamatan terbatas yang dapat digunakan sebagai inventarisasi awal untuk mendukung perencanaan transportasi rendah karbon.

References

Alongi, D. M. (2012). Carbon sequestration in mangrove forests. Carbon Management, 3(3), 313–322.

Ambarsari, D. N., Sari, K. E., dan Maulid, C. (2019). Emisi CO2 Kendaraan Bermotor Kawasan Alun-Alun Kota Batu. Planning for Urban Region and Environment, 8(1), 183-194.

Fardiaz, S. (1992) Polusi Air dan Udara. Yogyakarta: Penerbit Kanisius. 147.

Hairiah, K. dan Rahayu, S. (2007). Pengukuran Karbon Tersimpan di Berbagai Macam Penggunaan Lahan. World Agroforestry Centre. 77.

Hairiah, K. dan Rahayu, S. (2007). Petunjuk Praktis Pengukuran Karbon Tersimpan di Berbagai Macam Penggunaan Lahan. Bogor: World Agroforestry Centre - ICRAF, SEA Regional Office, University of Brawijaya, Unibraw, Indonesia. 17, 19, 28, 29, 30, 47.

Heriyanto, N. M., dan Samsoedin, I. (2019). Struktur Tegakan dan Stok Karbon di Ruang Terbuka Hijau PT Toyota Motor Manufacturing di Sunter dan Karawang. Buletin Kebun Raya, 22(2), 59–66.

Iqbal, M., Sasmita, A., Andrio, D. (2017). Prediksi Emisi Karbon Dioksida Dari Kegiatan Transportasi Di Kecamatan Bukit Raya Kota Pekanbaru. JOM FTEKNIK, 4(2), 1-3.

Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. (2024). Transportasi Umum Massal Indonesia Menuju Zero Emission.

Nugraheni, D. S., Putri, R. A., Rini, E. F. (2018). Kemampuan Tutupan Vegetasi RTH Dalam Menyerap Emisi CO2 Sektor Transportasi di Kota Surakarta. REGION Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif, 13(2), 182-198.

Purnomoasri, R. A. D., Yuono, T., Sumina, Utama, F. D., L. (2023). Analisis Emisi CO dan CO2 pada Simpang Bersinyal Bejen Kabupaten Karanganyar. Journal of Tropical Environmental Research, 25(1), 24–33.

Rahendaputri, C. S., Maria, M., Fausia, R. N. (2020). Kajian Beban Emisi Pencemar Udara (NOx, CO, HC, PM10, SO2, CO2) Sektor Transportasi Darat di Lingkungan Institut Teknologi Kalimantan Berdasarkan Jam Sibuk dengan Metode TIER 2. 59-70.

Retnowaty, S. F., Saputri, O., Elsie, Wahyu. (2014). Analisa Laju Pertumbuhan Emisi CO2 Kota Pekanbaru Dengan Menggunakan Powersim. Jurnal Photon, 4(2), 59-66.

Rulianti, F., Devi, R., Mela, R., Mulyadi, dan Hidayat, M. (2018). Estimasi Karbon (Estimasi Stok Karbon) pada Pohon di Kawasan Hutan Primer Pegunungan Deudap Aceh Besar. Prosiding Seminar Nasional Biotik 2018, 246–258.

Saadah, N. (2002). Gangguan Kenyamanan Lingkungan Beberapa Terminal di DIY Oleh Tingkat Pencemaran Karbondioksida dan Hubungannya Dengan Kenaikan Suhu. Yogyakarta: Tesis. Universitas Gadjah Mada.

Sastrawijaya, A. T. (2009). Pencemaran Lingkungan. Jakarta: Penerbit Rineka Cipta. 202.

Tuah, N., Sulaeman, R., dan Yoza, D. (2017). Penghitungan Biomassa dan Karbon di Atas Permukaan Tanah di Hutan Larangan Adat Rumbio Kabupaten Kampar. Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Riau, 4(1), 1–10.

Wardhana, W. A. (2004). Dampak Pencemaran Lingkungan (Edisi Revisi). Yogyakarta: Penerbit Andi. 36.

Downloads

Published

2026-09-09

How to Cite

Anggara, O. C., Purwaningrum, S. I. ., & Fiqri, A. H. . (2026). Estimasi Emisi Gas Karbondioksida (CO2) dari Sektor Transportasi di Jalan Basuki Rahmat, Bojonegoro. Jurnal Sosial Dan Sains, 6(9), 249–262. https://doi.org/10.59188/jurnalsosains.v6i9.32783