Uji Organoleptik Pemanfaatan Garam dan Abu Dapur Terhadap Detoksifikasi Umbi Gadung (Dioscorea Hispida Dennst) dalam Pembuatan Tepung

Main Article Content

Siska Erinda
Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Sianida merupakan senyawa anti nutrisi yang banyak terkandung pada beberapa jenis tumbuhan, seperti ketela pohon, gadung, rebung, dan lain-lain. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui uji organoleptik pemanfaatan garam dan abu dapur terhadap detoksifikasi umbi gadung (Dioscorea Hispida Dennst) dalam pembuatan tepung. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain eksperimental menggunakan Organoleptik merupakan pengujian terhadap bahan berdasarkan tekstur, warna dan sifat. Detoksifikasi umbi gadung (Dioscorea hispida dennst) pada air garam teridentifikasi hari ke 5 pada warna putih segar, sifat kandungan HCN dan Diskorin sudah dikatakan hilang, serta tekstur berubah menjadi sangat lembut. Pada abu dapur teridentifikasi hari ke 5 pada warna putih segar, sifat pada pencucian terakhir air terlihat bersih serta tekstur sangat lembut. Tepung umbi gadung pada air garam karakteristik warna putih susu, tekstur halus, aroma pada gadung dapat dimaknai semakin lama perendaman menyebabkan perubahan aroma yang dihasilkan oleh gadung dan pada abu dapur karakteristik warna putih sedikit kecoklatan, aroma pada gadung dapat dimaknai semakin lama perendaman menyebabkan perubahan aroma yang dihasilkan oleh gadung. Penelitian ini laksanakan pada tanggal 15-20 Oktober 2020 di Desa Sidang Emas Kabupaten Banyuasin III Kecamatan Banyuasin, Sumatera Selatan.


Keywords: Sianida, Umbi Gadung, Detoksifikasi, Garam, Abu dapur